oleh

Data Covid-19 di Depok Terus Meningkat, Warga Risau

Depok, Akuratnews.com – Terus bertambahnya jumlah angka Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan Orang Dalam Pantauan (ODP) Covid-19 di Kota Depok, Jawa Barat membuat warga Kota diperbatasan Jakarta ini merasa risau.

Kerisauan warga juga bertambah lantaran pemerintah Kota terkesan tak terlalu fokus pada pencegahan penyebaran Covid-19 ditingkat kelurahan. Padahal diketahui nilai anggaran penanganan Corona di Depok mencapai Rp.75 miliar.

“Untuk menghilangkan kerisauan warga, melalui surat tertulis, kami berupaya meminta dilakukan penyemprotan cairan disinfektan kepada pemerintah Kota Depok,” ucap Ketua RW 04 Kelurahan Jatijajar, Tapos Kota Depok, Yudi Widianto Minggu, (29/3/2020).

Meski begitu, Anto masih belum tau pasti akan kemana dan ke bagian apa surat itu ditujukan. Sebelumnya pihak Kelurahan dan Puskesmas Jatijajar seolah tak mampu berikan solusi atas kerisauan warganya.

“Saya juga masih belum tahu pasti surat permohonanya akan kami kirimkan kemana karena kami sebelumnya meminta pihak Kelurahan dan Puskesmas soal penyemprotan tapi semuanya mengangkat tangan,” kata Anto.

Padahal, lanjutnya, surat permohonan itu sudah selesai dibuat dan disertai persetujuan dan dukungam dari tiap ketua RT di RW 04 Kelurahan Jatijajar.

Diakui Anto, selain jumlah positif Corona yang terus meningkat, kerisauan warga juga lantaran ada salah satu warga di RW 04 yang baru pulang dari luar negeri.

“Rencananya akan dilakukan penyemprotan pada titik layanan publik yang diberikan, SDN Sukamaju Baru I, Kantor Kelurahan dan gedung pertemuan,” jelasnya.

Tambah Anto, penyemprotan cairan disinfektan sebelumnya telah dilakukan di RT di wilayah RW 04 Kelurahan Jatijajar, Tapos Depok pada Saptu, 28 Maret 2020.

“Satu liter cairan disinfektan yang kami campur 30 liter air merupakan bantuan dari seorang donatur asal Beji,” katanya.

Terkait kerisauan warga, pihak Pemkot Depok melalui Wakil Ketua I Gugus Tugas Percepatan Covid-19, Dadang Wihana masih belum memberikan respons positif atas kerisauan warga tersebut saat dikonfirmasi via pesan whatsapp,Saptu,(28/ 3/2020).

Seperti diketahui, nilai anggaran biaya penanganan Covid-19 di Depok mencapai angka Rp.75 miliar. Ironisnya tidak sedikit warga Depok melakukan pencegahan Covid-19 dengan penyemprotan disinfektan secara swadaya maupun kontribusi donatur serta partai politik di Depok.

Komentar

News Feed