Kader Golkar Indramayu Adukan Daniel Muttaqin ke Mahkamah Kehormatan DPR RI

  • Whatsapp

Indramayu, Akuratnews.com- Seorang kader Golkar dari Indramayu H. Mahpudin SH, mengadukan Anggota DPR RI Dapil Jabar VIII Daniel Muttaqien Syafiuddin ST, ke Mahkamah Kehormatan Dewan ( MKD) DPR RI, di Jakarta, Selasa (11/08/2020).

Surat pengaduan nomor 27 di terima sekretariat MKD yang ditanda tangani oleh Tenaga Ahli Yusuf S.Ag, MH dan Sekretariat Nafsiah S.Sos, tercantum pokok pengaduan dugaan penyerangan dan perusakan DPD Golkar Kabupaten Indramayu.

Bacaan Lainnya

” Alhamdulillah pengaduan kami diterima oleh sekretariat MKD dan dinyatakan telah lengkap. Dan juga saya dibuat pernyataan, bahwa saya per – September tidak boleh mencabut pengaduan, ” kata Mahpudin saat dihubungi jabar.Akuratnews.com melalui aplikasi WhatsApp, Kamis (13/08/2020).

Surat pengaduan MKD

Mahpudin menegaskan pihaknya bersikukuh tidak akan mencabut pengaduan yang telah diajukan ke MKD tersebut. Dan pihaknya juga sangat menyayangkan perbuatan Daniel yang dianggap tidak pantas dilakukan oleh seorang anggota DPR yang terhormat.

” Perbuatan saudara Daniel patut diduga telah melanggar pasal 2 ayat (1), pasal 3 ayat (1) dan (4) serta pasal 9 yang terdapat di Peraturan DPR RI nomor 1 tahun 2015, terkait kode etik anggota DPR RI,  ” ucapnya.

Masih Mahpudin, ia menyampaikan secara terbuka agar diketahui pimpinan elit DPP Partai Golkar, bahwa Daniel tidak layak sebagai bakal calon bupati Indramayu.

” Sebagai mantan Ketua Fraksi Golkar Indramayu dan sebagai kader Golkar, saya memohon kepada elite DPP Partai Golkar agar mempertimbangkan rekomendasi terhadap Daniel sebagai bakal calon bupati Indramayu, karena secara hukum dan etik telah cacat, ” katanya.

Telah cacat secara hukum, Mahpudin menjelaskan pihaknya telah melaporkan perkara perusakan kantor DPD Golkar Indramayu, ke pihak Mapolres Indramayu. Secara etik telah cacat,  dalam hal ini pihaknya telah mengadukan ke MKD DPR RI di Jakarta.

Saat berita ini dimuat,  jabar.Akuratnews.com berusaha menghubungi Daniel Muttaqien untuk meminta tanggapan terkait pengaduan kader Golkar tersebut.

Pos terkait