Kampung Tangguh Bubulak Kota Bogor Dilaunching

  • Whatsapp

 

Bogor, Akuratnews.com– Launching Kampung Tangguh Lembur Tohaga Kujang Bogor Lodaya diluncurkan oleh Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser bersama Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto di RT 02 RW 11 Kampung Lauk Babakan, Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Rabu,(1/7/2020).

Bacaan Lainnya

Kampung Tangguh yang didirikan Pemerintah Kota Bogor bersama Polresta Bogor Kota dalam rangka HUT Bhayangkara ke-74, sebagai upaya ketahanan pangan bagi warga yang terkena dampak pandemi COVID-19.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser mengatakan dalam pandemi COVID-19 ini masyarakat masih eksis, kuat dan tangguh dalam mengembangkan bidang per­tanian dan keamanan.

Harapanya, warga RW 11 Kelu­rahan Bubulak, bisa tangguh dalam segala hal. Dengan adanya Kampung Tangguh ini semoga bisa tetap memenuhi kebutuhan hidup warga selama COVID-19.

“Semoga kedepan ini bisa menjadi contoh bagi RW di wilayah lainnya di Kota Bogor,” ujar Hendri.

Lurah Bubulak Kecamatan Bubulak Bogor, Asep Faizal Rahman mengatakan sebelumnya aliran sungai kondisinya kotor. Dengan adanya program ini tujuanya sekaligus sebagai upaya mencegah sampah dan lainya.

Ditanamnya ikan di aliran sungai, lanjutnya, diharapkan bisa merubah keterbiasaan warga untuk tidak membuang sampah dialiran sungai ini.

Dia menambahan, kampung tangguh ini bisa jadi kampung yang benar-benar bisa mandiri dalam ketahanan pangan, keamanan lingkungan, kesehatan khususnya antusipasi pandemi Covid-19.

Lebih dari itu kedepanya bisa memunculkan sejumlah potensi yang ada di wilayah Bubulak. “Potensi wisata edukasi dan kuliner sehat dari hasil budidaya ikan, sayuran dan lainya diharapkan bisa tumbuh dan berkembang baik di Bubulak,” tutupnya.

Untuk diketahui, Kampung di wilayah Bogor Barat itu memiliki berbagai keunikan dan daya tarik wi­sata lokal serta sebagai lum­bung saat pandemi COVID-19. Aliran sungai yang sebelum­nya dipenuhi sampah kini disulap menjadi bersih.

Di aliran sungai sepanjang 500 meter itu ditanami ber­bagai jenis ikan yang bisa dikonsumsi. Untuk meman­faatkan aliran sungai yang sudah bersih, dibuat juga sistem media tanam akuapo­nik yang ditanami berbagai jenis sayur-mayur yang juga bisa dikonsumsi.

Pos terkait